Thursday, November 12, 2015

Limbah Organik dan Limbah Anorganik

Limbah Organik    

            Limbah organik yaitu kelompok limbah yang terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan. Limbah jenis ini dihasilkan oleh kegiatan manusia berupa pertanian, perikanan, perternakan, rumah tangga, dan industry. Limbah organik secara alami mudah diuraikan oleh mikroorganisme.

            Limbah organik yang berasal dari makhluk hidup mudah membusuk karena pada makhluk hidup terdapat unsur karbon (C) dalam bentuk gula (karbohidrat) yang rantai kimianya relative sederhana sehingga dapat dijadikan sumber nutrisi bagi mikroorganisme, seperti bakteri dan jamur. Hasil pembusukan limbah organik oleh mikroorganisme sebagian besar adalah berupa gas metan (CH4) yang juga dapat menimbulkan permasalahan lingkungan. 

Berikut ini adalah bahan-bahan yang termasuk sampah organik :
1. Bahan sisa pertanian : jerami, daun-daunan, dan sayur-sayuran
2. Bahan sisa dapur : sisa potongan sayur, sisa ikan, sisa tepung, dan kulit buah
3. Bahan sisa makanan : campuran makanan dan minuman yang tersisa
4. Bahan sisa pasar : buah busuk, bumbu mentah, dan sayuran yang tidak laku terjual
5. Kayu : sisa gergajian, potongan kayu maupun konstruksi atau mebel yang rusak, dan kontainer kayu


Limbah Anorganik


            Limbah anorganik yaitu kelompok limbah yang tidak mudah hancur atau diuraikan oleh aktivitas mikroorganisme. Beberapa limbah anorganik sama sekali tidak dapat diuraikan, dan sebagian dapat diuraikan tetapi membutuhkan waktu yang sangat lama. Bahkan seperti plastik dan karet diikelompokkan sebagai limbah anorganik. Bahan-bahan tersebut sulit diurai oleh mikroorganisme sebab unsur karbonnya membentuk rantai kimia yang kompleks dan panjang (polimer).


Sumber : Pendidikan Lingkungan Hidup - Kelas X Smt. II

No comments:

Post a Comment